Insan Muda

Muroja’ah tak Sesulit Menghafal (bag. 1)

 

Bismillahirahmanirahim

Membaca Alquran itu mulia, apalagi menghafal dan mengamalkan isi dari ayat ayat-ayat Alquran jauh lebih mulia. Apalagi ketika kita sudah bisa menghafal hingga tiga puluh juz ayat-ayat yang ada di dalam Alquran. Tapi tahukah? Menghafal saja tidak cukup loh, selain mengamalkannya harus juga menjaganya agar tidak mudah lupa. Sering mendengar istilah “cepet hafal cepet hilang” atau “menghafal itu mudah tapi muroja’ah-nya (mengulang hafalan) yang sulit”. Seriiingg.. malah dialami sama diri sendiri.

 

Menghafal Alquran itu mudah kok, dalam surat al-qomar ayat 17, 22, 32, 40, dijelaskan “Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Alquran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?” Jadi Allah sudah memudahkan setiap orang-orang yang mau membaca, menghafal, mempelajari,dan mengamalkan ayat-ayat Alquran. Asal ada kemauan dari dalam diri, mau saja tanpa usaha tidak akan bisa. Maka dari itu banyak hal-hal yang harus diperhatikan ketika kita menghafal ayat-ayat Alquran.

 

  • Niat karena Allah

Mulailah hal-hal yang baik dengan niat karena Allah. Rasulullah SAW bersabda: “ siapa mempelajari suatu ilmu yang seharusnya (hanya diniatkan) untuk Allah semata, namun ia mempelajarinya demi mendapatkan sebagian harta benda duniawi, ia tidak akan mencium bau surga pada hari kiamat.” (HR Abu Dawud dengan sanad shahih dari Abu Hurairah RA).

  • Tekad yang kuat

Selain niat, tekad yang kuat perlu dimiliki. Orang yang punya tekad kuat, memiliki semangat untuk melaksanakan niat dengan segera. Setiap muslim tentu ingin menghafal Alquran. Sayangnya, keinginan saja tidak cukup, karena harus diikuti oleh keinginan kuat untuk beraksi.

  • Membersihkan hati

Ayat-ayat Allah itu suci, saat kita menghafal sebaiknya kita membersihkan hati, memaafkan kesalahan orang lain, memperbanyak istigfar, dan memohon ampun kepada Allah. Hati yang diselimuti dengan kemaksiatan tidak mungkin menjadi wadah Alquran. Setiap kali seorang hamba melakukan dosa pasti berimbas pada hati.

  • Meminta doa restu

Rida Allah ada pada rida kedua orang tua, orang tua yang mendukung penuh anaknya menghafal Alquran pasti bangga. Maka dari itu saat mau menghafal jangan lupa meminta doa restu dari kedua orangtua. Agar Allah meridai hafalan kita.

  • Sabar dan ikhlas

Sabar dan ikhlas adalah satu kesatuan yang tidak bisa di pisahkan. Saat menghafal Alquran kita akan mendapat berbagai macam ujian, seperti sulit hafal , mudah mengantuk, godaan dari teman sekitar, dan godaan-godaan lainnya , disitulah kita harus menyatukan sabar dan ikhlas.

  • Istiqomah

Kunci dari menghafal dan menjaga Alquran itu salah satunya istiqomah. Istiqomah agar melantunkan ayat-ayat Allah setiap harinya. Walau satu ayat yang penting istiqomah. Karena kalau satu hari saja tidak melantunkan ayat Alquran, syetan mudah menggoda kita agar malas untuk melantunkan ayat-ayat Allah.

  • Berdoa kepada Allah

Mintakan segala sesuatu yang kita inginkan kepada Allah salah satunya menjadi penghafal Alquran yang mutqin (hafalan kuat) sebab selain usaha do’a juga perlu. Bukan hanya itu saja berdoalah agar Allah mudahkan dalam menghafal Alquran, agar terus memiliki semangat dan tekad yang kuat, kelak di akhirat bisa memberikan mahkota dan jubah bercahaya kepada orang tua, dan diistiqomahkan untuk melantunkan ayat-ayat Allah setiap harinya.

  • Mencari guru ahli

Sebelum memulai menghafal Alquran, bacaan yang kita baca harus sudah baik tajwid (memperindah bacaan) dan makhroj (tempat keluarnya huruf). Setorkan hafalan kita pada orang yang memang bacaannya bagus dan faham ilmu tajwid. Jangan setorkan hafalan kepada orang yang bacaannya tidak baik, apalagi kalau dia tidak faham ilmu tajwid. Ini akan sangat berpengaruh pada bagus tidaknya hafalan kita. Bila kita menyetorkan hafalan kepada orang yang tidak ahli, bisa jadi dia melewatkan kesalahan yang kita lakukan dalam menghafal, dan kita pun tetap dalam kesalahan tersebut.

  • Memulai dari sekarang

Banyak dari kita sudah punya niat dan kemauan yang besar tapi tidak memulai untuk menghafal Alquran. Banyak alasan sibuk, tidak ada waktu, belum cari guru yang pas, belum siap, dan lain-lain dengan alasan yang banyak, hilangkan lah itu semua. Karena jika tidak dimulai dari sekarang mau kapan? Maka lakukanlah dari sekarang.

Kadang, kita ingin melakukan semua kegiatan agar cepat selesai, termasuk menghafal Alquran. Bisa saja menghafal Alquran cepat selesai dalam waktu yang cepat tapi apakah hasilnya memuaskan? Apakah akan banyak yang terjaga hafalannya? Mungkin ada beberapa orang yang menghafal dengan cepat dan terjaga lebih lama, ada yang menghafal cepat dan cepat juga lupanya, atau menghafal lebih lama dan terjaga lebih lama, atau menghafal lambat dan lebih cepat lupa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: